Lentera Pena

-Muhasabah Tahun Baru-
By : Amalia Firdauzi
Assalamu’alaykum warrahmatullahi wabarakatuh sahabat..

MasyaAllah, tahun baru 2018 telah tiba, dan alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang karenaNya kita masih diberi kesempatan untuk hidup merasakannya.
Bagi umat muslim, momen tahun baru masehi ini bukanlah sesuatu yang patut dirayakan secara berlebihan, melainkan sebagai ajang pengevaluasian diri untuk mendekatkan diri kepada Allah untuk memulai tahun 2018 dengan menjadi pribadi yang lebih baik.
Sahabat, hendaklah pada momen tahun baru ini kita hindari hal yang sia-sia bagi kehidupan akhirat nanti. Hal yang sia-sia akhirnya hanya akan menjadi penyesalan, dan menghindarinya adalah ciri orang-orang beriman.
“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,..” [Q.S. Al-Mu’minun (23) : 1-3]
Marilah sahabat kita isi tahun baru ini dengan hal-hal yang bermanfaat, seperti bermuhasabah diri.
Tahukah sabahat, apa itu muhasabah?

Muhasabah adalah introspeksi diri, merenungkan kebaikan dan keburukan yang dilakukan pada masa lalu, mengevaluasi kesalahan dan bertekad memperbaikinya.
Lalu, Muhasabah itu penting gak sih?
Jawabannya Penting banget !!!
karena dengan bermuhasabah, kita dapat mengetahui aib dan kesalahan kita, sehingga kita memiliki kesadaran untuk memperbaikinya.

Selain itu Kita juga akan lebih waspada terhadap perbuatan-perbuatan maksiat dan perbuatan yang sia-sia.
Dengan begitu, kita semakin sering menyadari bahwa segala sesuatu, kecil dan besar, akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak.

Dan ingatlah sahabat bahwa kehidupan kita di dunia ini untuk mempersiapkan kehidupan di akhirat.
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” [Q.S. Al-An’am (6) : 32]
Gimana sih cara bermuhasabah? Apa saja hal dasar yang harus diperhatikan?

Yang pertama, mulailah dengan hal-hal yang berkaitan dengan rukun islam dan rukun iman.
Contohnya : Bagaimana shalat kita? Zakat dan infaq kita? Puasa?

Apakah kita benar-benar meyakini penciptaan semesta alam dari Allah SWT.? Sadarkah ada malaikat di kanan dan kiri kita yang mencatat segala perbuatan kita?
Kedua, mengingat hal-hal yang berkaitan dengan sesama manusia.

Misalnya : Apa perbuatan kita yang sering menyakiti hati orang lain?

Sudahkah kita menjaga lisan kita, baik di kehidupan nyata maupun di dunia maya?

Sudahkah kita taat dan patuh pada orang tua?
Yang ketiga, beristighfar kepada Allah SWT. Bertaubatlah kepada-Nya.

Semoga Allah berkenan menerima taubat kita, lalu berniatlah untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan tersebut dan berniat kita bahwa esok akan menjadi lebih baik.
Yang keempat, jika ternyata ada kesalahan dengan sesama manusia maka kita harus berani minta maaf dan mintalah kerelaan mereka.
Demikian sahabat tentang muhasabah dan betapa pentingnya muhasabah dalam memulai tahun 2018 untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Yuk bermuhasabah!
#LenteraPena

#SyiarMenginspirasi

#Alfikri2017

#AlfikriBERSAMA

-Bersahabat Menebar Manfaat-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *